Peraturan Akademik

Sistem Penyelenggaraan Pendidikan

Sistem Kredit Semester
Sistem Kredit Semester adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan Satuan Kredit Semester (SKS) untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar dan beban penyelenggaraan Program Pascasarjana (PPs).

Semester
Semester adalah satuan waktu kegiatan akademik yang terdiri atas 16 (enam belas) minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya secara efektif termasuk 2 (dua) minggu kegiatan penilaian, berikut kegiatan iringannya.

Satuan Kredit Semester (SKS)
1) SKS adalah takaran waktu kegiatan belajar yang dibebankan pada mahasiswa per minggu per semester dalam proses pembelajaran melalui berbagai bentuk pembelajaran atau besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa dalam mengikuti kegiatan kurikuler di suatu Program Studi.
2) Jumlah SKS per semester dan tata cara pelaksanaannya di setiap Program Studi harus mendapatkan pengesahan Rektor sebelum diterapkan.

Nilai Kredit Semester dan Beban Studi

Nilai Kredit
a. Nilai Kredit Pembelajaran Kuliah, Responsi, dan Tutorial
Untuk perkuliahan, nilai satu SKS ditentukan berdasarkan beban kegiatan selama satu semester yang meliputi keseluruhan dari tiga macam kegiatan per minggu baik bagi Mahasiswa maupun Dosen sebagai berikut:
1) Untuk mahasiswa
Bobot 1 (satu) SKS pada bentuk pembelajaran kuliah, responsi dan tutorial, mencakup:
(i) kegiatan belajar dengan tatap muka 50 (lima puluh) menit per minggu per semester;
(ii) kegiatan belajar dengan penugasan terstruktur 60 (enam puluh) menit per minggu per semester; dan
(iii) kegiatan belajar mandiri 60 (enam puluh) menit per minggu per semester.
2) Untuk dosen
(i) 50 (lima puluh) menit acara tatap muka dengan mahasiswa secara terjadwal.
(ii) 60 (enam puluh) menit acara perencanaan dan evaluasi kegiatan akademik terstruktur.
(iii) 60 (enam puluh) menit pengembangan materi kuliah.
b. Nilai Kredit untuk Seminar atau Bentuk Pembelajaran Lain yang Sejenis
Bobot 1 (satu) SKS pada bentuk pembelajaran seminar atau bentuk pembelajaran lain yang sejenis, mencakup:
1) kegiatan belajar tatap muka 100 (seratus) menit per minggu per semester;
2) kegiatan belajar mandiri 70 (tujuh puluh) menit per minggu per semester.

Beban Studi dan Masa Studi
a. Beban studi minimum mahasiswa pada semester pertama untuk program magister Teknik Industri ditetapkan sebesar 10 (sepuluh) SKS, yang harus diselesaikan dalam bentuk paket. Untuk semester-semester berikutnya, beban studi mahasiswa ditetapkan berdasarkan bidang peminatan yang dipilih oleh mahasiswa tersebut.
b. Beban dan masa studi program magister adalah 36–42 (tiga puluh enam sampai empat puluh dua) SKS, yang dijadwalkan dalam minimum 3 (tiga) semester dan masa studi maksimum 8 (delapan) semester.
c. Selama mengikuti pendidikan pada program Pascasarjana (PPs), mahasiswa diharuskan mengikuti perkuliahan penuh selama 2 (dua) semester.
d. Jika ada keputusan lain yang lebih tinggi yang dikeluarkan untuk mengatur beban dan masa studi ini, maka ketentuan pada bagian 3.2.2 ini akan disesuaikan sebagaimana mestinya.

Pengambilan Mata Kuliah Lintas Fakultas/Program Studi
Mahasiswa dapat mengambil beberapa Mata Kuliah yang merupakan bagian dari beban studinya pada Fakultas/Program Studi lain sejauh memiliki bobot sks yang sama. Nilai Mata Kuliah lintas Program Studi diakui dalam transkrip nilai mahasiswa setelah diekuivalensikan.

Pengakuan Kredit (Credit Earning)
Mahasiswa yang mendapatkan kesempatan mengikuti pertukaran mahasiswa ke Universitas/Institusi lain baik di dalam maupun luar negeri melalui program kerjasama yang dilakukan Unsyiah dengan Universitas/Institusi tersebut, dapat diakui nilai yang diperoleh dan bobot sks-nya setelah mendapatkan pertimbangan dari Program Studi mahasiswa yang bersangkutan (Prosedur Operasional Baku (POB) : Pengakuan Kredit (Credit Transfer) Unsyiah, Kode: 001/H11/PP-SOP/2010, Tanggal Dikeluarkan: Mei 2010).

Transfer Kredit pada Gelar Ganda (Double Degree)
Sistem transfer kredit program kembaran/gelar ganda (double degree) diatur dalam suatu Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) atau Technical of Agreement (TA) antara perguruan tinggi yang terlibat dan ditandatangani pejabat setingkat Rektor serta pelaksanaan kerja sama antar perguruan tinggi mengacu kepada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 26 Tahun 2007.
Kelas Internasional adalah program Pascasarjana yang diselenggarakan dengan menggunakan bahasa asing sebagai bahasa pengantar. Lebih lanjut terkait hal ini akan diuraikan dalam peraturan Rektor.

Program Jalur Cepat (Fast Track)
Program Jalur Cepat (Fast Track) merupakan program yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang sedang menempuh program Strata-1/Sarjana untuk menuju Strata-2/Magister dengan menambah 1 (satu) tahun dari Program Studi Sarjana dan atau bagi mahasiswa yang sedang menempuh program Strata-2/Magister untuk menuju Strata-3/Doktor dengan menambah 1 (satu) tahun dari Program Studi Magister.

Registrasi

Registrasi Mahasiswa
Registrasi adalah proses yang harus dilalui oleh mahasiswa pada setiap awal semester yang mencakup proses (1) registrasi administrasi, (2) registrasi akademik dan (3) registrasi Mata Kuliah. Keseluruhan proses registrasi harus dilakukan secara berurutan pada masa-masa yang telah ditentukan dalam kalender akademik.

Registrasi Administrasi
Registrasi administrasi dilakukan oleh setiap mahasiswa pada awal semester untuk memperoleh status aktif pada semester tersebut. Registrasi dapat dilakukan setelah mahasiswa melunaskan biaya pendidikan yang ditetapkan.

Registrasi Akademik
Registrasi akademik dilakukan oleh setiap mahasiswa pada awal semester untuk memperoleh hak mengikuti kegiatan akademik pada semester tersebut. Registrasi akademik dilakukan setelah mahasiswa melakukan registrasi administrasi.

Registrasi Mata Kuliah

Registrasi Mata Kuliah dilakukan agar mahasiswa terdaftar pada beberapa Mata Kuliah tertentu, seperti Mata Kuliah umum dan praktikum. Registrasi Mata Kuliah dilakukan langsung di unit kerja yang melayani Mata Kuliah tersebut. Registrasi perlu dilakukan untuk memudahkan pembagian kelas dan alokasi ruang. Mahasiswa yang tidak melakukan registrasi Mata Kuliah dapat dianggap tidak mengikuti Mata Kuliah tersebut.

Bimbingan Akademik

Untuk membantu keberhasilan studinya, mahasiswa perlu mendapatkan bimbingan akademik secara teratur, terpadu dan menyeluruh dari Dosen Wali.

Evaluasi Hasil Studi

Evaluasi hasil studi dilakukan untuk:
a. Menilai pemahaman dan penguasaan materi perkuliahan dalam semester berjalan.
b. Hasil evaluasi dikelompokkan ke dalam beberapa kriteria; yaitu istimewa (nilai A), sangat baik (nilai AB), baik (nilai B), sedang (nilai BC), cukup (nilai C), kurang (nilai D), dan sangat kurang (nilai E).

Tesis

a. Penulisan Tesis harus diselesaikan dalam waktu paling lama 12 (dua belas) bulan sesuai dengan Prosedur Operasional Baku pada masing-masing Program Studi. Apabila penulisannya tidak selesai dalam batas waktu tersebut, maka usulan Tesis tersebut perlu ditinjau kembali oleh Ketua Program Studi yang bersangkutan.
b. Pada saat pendaftaran ujian Tesis tidak perlu menyerahkan nilai Unsyiah English Profesiency Test (UEPT), Program Sarjana dan Pascasarjana Unsyiah English Profesiency Test (UEPT) minimal 477 dan atau setara dengan nilai tersebut berdasarkan Keputusan Rektor.
c. Pelaksanaan Sidang Tesis dilakukan setelah lulus semua Mata Kuliah sesuai dengan kurikulum pada Program Studi.
d. Tesis juga harus berisi:
i. Surat keterangan transfer hak cipta
ii. Surat keterangan bebas plagiat dari Program Studi

Download Peraturang Akademik Universitas Syiah Kuala